"Sebenarnya Ibuku tidak pernah menua. Ia hanya sedang memindah-mindahkan kecantikannya; Dari wajah ke hati."

— Irfanny Hanif (via mbeeer)

(via kapurung)

Hidup Sebagai …

kurniawangunadi:

image

Kalau kita lahir tidak sebagai muslim, kiranya bagaimana? Kalau kita tidak lahir di negeri ini, kiranya bagaimana?

Bagi saya, kenikmatan terbesar adalah iman. Dari milyaran manusia yang telah lahir sejak Adam hingga hari ini, kita terpilih untuk lahir sebagai muslim. Dimanakah letak kesedihannya?

Dan di bumi yang luas ini, kita ditakdirkan lahir di negeri bernama Indonesia. Negeri yang kabarnya memiliki penduduk beragama islam terbesar. Kita hidup ditengah begitu banyak paradoks di negeri ini. Apa yang agama kita ajarkan, sering tidak kita temukan di lapangan. Apa yang agama kita tuntunkan, sering kita temukan orang melanggar dengan tenang.

Lalu, bagaimankah baiknya kita menjalani hidup sebagai seorang muslim yang tinggal di negeri ini?

Kita dihadapkan ujian yang berbeda dengan ujian yang tengah dijalani saudara kita di timur tengah, di palestina, di eropa, dan belahan dunia yang lain. Kita diuji oleh pemimpin yang dzalim, kita diuji oleh sesama muslim yang saling menuduh, kita diuji oleh teman-teman terdekat kita sendiri.

Sering rindu, bagaimana rasanya hidup di zaman kenabian. Bisa bertemu dan melihat rasul. Bisa bertanya bila ada ragu, bisa mendengar nasihat-nasihatnya dari mimbar, bisa berdiri sebagai makmumnya ketika berjamaah. Bisa terjun perang bersama melawan kedzaliman.

Kini, kita tengah diuji dengan ujian yang bertubi. Kalau niat kita hanya untuk menyelamatkan diri sendiri, rasanya hidup sebagai muslim tidak pernah mengajarkan untuk masuk surga sendirian. Luruskan niat dalam setiap perjuangan. Luruskan niat dalam setiap tindakan.

Hari ini, kita tengah sibuk melawan. Jangan lupa membantu tetangga yang kelaparan, jangan lupa peduli kepada yang dekat. Hari ini, kita jengah dengan keadaan. Jangan lupa, jangan lengah.

5 November 2016 | ©kurniawangunadi

asaindonesia:
“ Halo para guru/orang tua/mahasiswa/pemuda peduli generasi anak Indonesia.
Cemas gak sih, hari gini banyak banget hal-hal destruktif yang melanda anak-anak Indonesia? Pornografi, rokok, kejahatan seksual, narkoba, pergaulan bebas, dan...

asaindonesia:

Halo para guru/orang tua/mahasiswa/pemuda peduli generasi anak Indonesia.

Cemas gak sih, hari gini banyak banget hal-hal destruktif yang melanda anak-anak Indonesia? Pornografi, rokok, kejahatan seksual, narkoba, pergaulan bebas, dan beragam hal-hal destruktif lain kian hari makin merajalela menimpa anak-anak Indonesia dan lama kelamaan akan menggerus moral bangsa.

Bayangkan bagaimana jadinya generasi Indonesia kedepan jika sekarang saja sudah banyak hal-hal yang merusak mereka!

Akankah kita hanya diam menyaksikan ini semua??

Kami, ASA Indonesia (Aliansi Selamatkan Anak Indonesia), menyadari bahwa menyelamatan anak indonesia dari hal-hal yang bersifat destruktif ini perlu adanya upaya bersama.

Karna nya, kami membuka diri sebesar2 nya bagi sekolah yang ingin kami datangi untuk mengadakan edukasi langsung ke murid-murid. Kami siap untuk memberikan edukasi.

Begitupun kepada para mahasiswa/pemuda/kelompok sosial/komunitas, yang memiliki kepedulian yang sama dan ingin mengadakan training/seminar/diskusi/semacamnya, kami siap berkolaborasi!

Ayo jadi bagian penyelamat generasi Indonesia! ✊🏼

Informasi selanjutnya hubungi: 085711406771 (Humas ASA Indonesia)

#ASAIndonesia #AliansiSelamatkanAnakIndonesia
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Kindly find us:
📨 Surel: asamuda.indonesia@gmail.com
👍🏻 Facebook Fanspage: ASA ID
📟 Twitter: @ASAIndonesia
📞 Line: @hyz2980y
📷 Instagram: @asa.indonesia
💻 http://asaindonesia.tumblr.com/

kurniawangunadi:
“ “ INFO KITABISA - BERBAGI KEBAIKAN DI HARI PERNIKAHAN APIK & GUN
buku #MenentukanArah yang kemarin kami buka di kitabisa.com/apikdangun sudah ditutup sejak sejam setelah rilis. Sempat terjadi overload email, wa, dsb sehingga CS...

kurniawangunadi:

INFO KITABISA - BERBAGI KEBAIKAN DI HARI PERNIKAHAN APIK & GUN

buku #MenentukanArah yang kemarin kami buka di kitabisa.com/apikdangun sudah ditutup sejak sejam setelah rilis. Sempat terjadi overload email, wa, dsb sehingga CS kewalahan menangani teman-teman yg ingin memiliki buku ini. Itu juga sebabnya, portal kitabisa.com/apikdangun kami tutup.

Untuk diketahui, ini adalah campaign donasi melalui buku. Admin di kitabisa melaporkan ada 676 donatur yang kemarin entri. Total donasi yang telah masuk benar-benar di luar dugaan, data terakhir menyebutkan angkat 37juta rupiah. Sementara buku yang sebelumnya kami janjikan hanya 280 buku. Perdonatur akan mendapat 1 buku. Jadi ada 396  donatur yang sedang kami pikirkan bagaimana baiknya.

Beberapa kendala kemarin terutama disebabkan karena tidak semua donatur membaca detail terkait teknis yang tertera di link donasi untuk mendapatkan buku ini. Selain itu, kami juga mohon maaf baik dari CS Kitabisa ataupun CS Langitlangit karena tidak bisa merespon dengan cepat karena begitu banyak data, email, wa, telp, dan sms yang masuk.

Terima kasih atas antusias yg luar biasa atas campaign kebaikan di hari pernikahan saya dan @ajinurafifah

Harap sabar dan kami akan olah data dan rapatkan lagi. Sebab akad yang kami buat di donasi ini hanya 280 buku dimana seluruh biaya produksi buku dibebankan kepada kami. Kami tidak bisa mencetak dalam jumlah sedikit untuk memenuhi kebutuhan 300-an buku kurangnya.

Saat ini kami sedang membahas seluruh teknis dan rencana cadangan agar pada donatur bisa mendapatkan buku tersebut. Dan akan kami umumkan segera dalam minggu ini.

Salam Hangat dari kami
Kurniawan Gunadi, Aji Nur Afifah, Tim Langitlangit, dan Tim KITABISA.com

LINK DONASI : kitabisa.com/apikdangun

prawitamutia:

setiap pagi saat beberes tempat tidur, saya menemukan setidaknya dua buku plus satu stabilo. satu buku bacaan atau pelajaran saya, satu buku bacaan atau pelajaran mas yunus. stabilonya juga punya mas yunus. mas yunus senang menandai buku. supaya kalau dibaca lagi, bisa langsung ketemu yang penting, katanya.

ternyata membaca menjadi kebiasaan kami setiap malam. sebenarnya ini kebiasaan mas yunus–yang menular kepada saya karena saya didorong begini juga. setiap malam, kalau sudah selesai ngobrol-ngobrolnya, kami sama-sama belajar. setelah ngantuk, barulah lampu dimatikan.

ada banyak sekali yang saya salutkan dan teladani dari mas yunus perihal semangat bertumbuhnya. paling tidak sebulan sekali mas yunus mengajak saya ke toko buku, menyuruh saya memilih buku untuk dibaca bulan tersebut. kalau saya bilang yang kemarin belum habis, mas yunus tetap memilihkan dan membelikan buku. hari-hari berikutnya, mas yunus akan mengabsen buku-buku mana saja yang sudah saya baca.

setiap hari, mas yunus juga tanya saya menulis apa, mengerjakan apa saja. apa hal produktif yang saya lakukan selain pekerjaan rumah yang rutin. oh ya, bagi mas yunus, memasak juga merupakan kegiatan produktif karena saya belajar. mas yunus selalu mendorong saya untuk tetap bertumbuh meskipun menjadi ibu rumah tangga. tidak jarang mas yunus mengirimkan tautan atau poster-poster lomba. “ayok Kica ikut ini.”

hampir tidak ada satu minggu yang dilewati mas yunus tanpa menyelesaikan sebuah buku. di tengah kesibukannya yang luar biasa, mas yunus tetap menyempatkan diri untuk memberi nutrisi akal dan hatinya. bahkan kecepatan membaca saya tidak bisa sebegininya.

mas yunus juga punya kecepatan bekerja yang super. skill multi-tasking-nya jempolan. selelah-lelahnya, mas yunus masih selalu menyempatkan membantu saya dengan pekerjaan rumah. entah menyuci atau menjemur baju, menyuci piring, membuang sampah, menyapu halaman, menanak nasi, bahkan memasukkan baju-baju ke lemari.

meskipun tampaknya mas yunus tidak menulis lagi, sebenarnya mas yunus menulis namun bentuknya saja yang bukan nge-blog. nyaris setiap kegiatan dengan lomba paper, poster, dan sejenisnya diikuti oleh mas yunus. akhir tahun ini dan awal tahun depan mas yunus akan berangkat ke dua negara–itu juga karena menulis. saking rajinnya, konsulen-konsulen mas yunus sering memberikan kode agar mas yunus menjadi staf di Unair saja kelak. saking rajinnya, mas yunus sangat sering sekali dimintai tolong seniornya untuk membantu penelitian, menulis tesis, dan lain-lain.

beberapa waktu yang lalu saya bilang sama mas yunus betapa saya iri dengan mas yunus yang masih bisa mengukir banyak sekali prestasi meski sibuk dan sering kelelahan. saya seperti tidak menyadari bahwa yang mas yunus lakukan selama ini adalah menyemangati saya untuk terus bertumbuh juga. bahwa kalau mas yunus yang waktunya sempit saja bisa, saya yang waktunya longgar tentu lebih bisa.

ada beberapa orang yang bilang bahwa setelah menikah, kebanyakan pihak perempuan harus banyak mengalah, harus sabar merelakan, ikhlas menukar masa depan. saya sendiri sempat berpikir demikian. namun ternyata, mas yunus membuktikan kepada saya bahwa dalam pernikahan, semua pihak punya hak dan punya kewajiban untuk bertumbuh. supaya kemudian keluarganya menjadi keluarga yang kuat dan keluarga yang hebat.

terima kasih ya mas, untuk semangat yang selalu begitu deras. 

Pagi ini seperti biasa *jika tidak banyak kerjaan di kantor, saya menyempatkan untuk berselancar di tumblr. Biasanya hanya sekedarnya saja scroll scroll baca scroll scroll baca, lalu lanjut kerjaan.

Pagi ini agak tidak banyak kerjaan, jadi berselancar di tumblr agak lebih lama dari biasanya. Daaan seperti melompat ke dunia lain. Membaca tulisan-tulisan teman-teman tumblr, eci (tumblrnya deaktif ya?), mutia, yunus, ghufron dan nemu tulisan baru milik si jskhairen. Terus menelusuri tulisan-tulisannya sampai ke blognya juga :D

Ya seperti ke dunia lain. Dunia yang dulu saya impikan, dunia yang sekarang agak terkubur jauh :p karena rutinitas kerjaan di kantor.
Beda sekali dengan kegiatan saya hari-hari di kantor, berkutat dengan mahasiswa, masalah kurikulum, mata kuliah, petugas fakultas :D 

Ya, saya dibawa kembali ke dunia mimpi-mimpi saya berlari liar. It’s feel so good :D

"ternyata Allah membalas kebaikan tidak hanya dengan kebaikan. seringkali, kebaikan kita dibalas dengan pertolongan–terutama saat kita benar-benar memerlukannya."

Allah Mahabaik (via prawitamutia)

Allah Maha Baik

"mungkin, saat-saat kamu benar-benar bahagia adalah ketika kamu tidak perlu lagi menyebutkan betapa bahagianya hidupmu."

seperti saat-saat kamu benar-benar ikhlas–kamu tidak perlu lagi menyebutkan betapa ikhlasnya hatimu.

mari berbahagia dan sangat-sangat berbahagia. lalu, biarkan hanya Allah yang tahu. :)

asaindonesia:
“ Ketika bulan Dzulhijjah datang, kita sambut dengan senyuman.
Gema takbir di hari ke 10 mengalun merdu dengan kelembutan.
Membawa untaian do'a dan secercah harapan.
Serta menawarkan lagi satu buah kesempatan.
Untuk beribadah dengan...

asaindonesia:

Ketika bulan Dzulhijjah datang, kita sambut dengan senyuman.

Gema takbir di hari ke 10 mengalun merdu dengan kelembutan.

Membawa untaian do'a dan secercah harapan.

Serta menawarkan lagi satu buah kesempatan.

Untuk beribadah dengan penuh kecintaan.

Menyambutnya dengan penuh kerinduan.

Menjalaninya dengan upaya ketaatan.

Melaksanakannya dengan berbagai amal kebaikan.

.

Tak kalah spesial dengan Ramadhan.

Mustahil jika ia tak pernah memberi kesan.

Karena bisa jadi ada sepenggal pesan.

Yang mungkin saja hendak Allah sampaikan.

Namun kita enggan menerka dan merenungkan.

.

Bahwa selalu ada hikmah di setiap kisah kehidupan.

Bahwa ada pelajaran yang bisa kita dapatkan dari setiap kejadian.

Termasuk dari setiap episode haji, umroh, dan qurban.

.

Belajar dari kisah Nabi Ibrahim & Ismail yang mematuhi perintah Allah sebagai bukti kecintaan.

Walau harus berkorban pun harus merelakan.

Bukan hanya tentang kehilangan, namun juga tentang keikhlasan.

Bahwa manusia memang sejatinya tak memiliki apa-apa untuk disombongkan.

.

Semoga kita termasuk manusia yang lebih baik dan mampu memaknai berbagai ujian.

Semoga Allah menerima segaĺa amal perbuatan hingga mencapai keridhoan.

Beribadah kepadaNya sebagai wujud ketakwaan.

Untuk terus menerus istiqomah penuh keikhlasan.

Dengan harapan semoga mendapat keberkahan.

.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1437H

Semoga yang belum diberi kesempatan untuk berqurban, pergi haji/umroh mendapat kemudahan untuk menjalankannya di tahun yang akan datang.

.

Kindly find us:

Surel: asamuda.indonesia@gmail.com

Facebook Fanspage: ASA ID

Twitter: @ASAIndonesia

Line: @hyz2980y

Instagram: @asa.indonesia

http://asaindonesia.tumblr.com/

Dan hari ini Takbir masih berkumandang. Pengennya tiap pagi ada takbir kaya gini ^_^